Jakarta Perlu Pemimpin SANGAR Dan BERSIH !

 News, Politik

Jakarta lebih membutuhkan pemimpin yang sangar dan bersih dari pada pemimpin yang santun tapi …

menyusun program terbaik untuk Jakarta

Pemimpin yang sangar dan bersih_klikbca303

Klikbca303.com | Politis santun yang kita kenal di jajaran politisi Indonesia, Anas Urbaningrum. Tutur katanya kalau kita lihat di televisi selalu terjaga dengan baik, menggunakan bahasa yang tertata dan perawakan yang tenang. Anas Urbaningrum adalah seorang intelektual dengan karir politik yang sangat cemerlang. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Islam.

Selain itu ada nama Luthfi Hasan Ishaq, mantan Presiden PKS, seorang Alumni Universitas di Arab, menjadi pemimpin partai yang bersih dan peduli. Masih ada nama KH Suryadharma Ali mantan Menteri Agama RI, mereka semua tergolong orang-orang yang santun, terdidik sopan dan sangat paham agama. Tetapi mereka semua sempat merasakan dibalik sel yang dilakukan oleh KPK, Komisi Pemberantasan Korupsi karena menyalahgunakan jabatan, merusak kepercayaan rakyat dan memperkaya diri dari bukan jalannya.

Daftar nama pemimpim santun diatas masih dapat kita tambahkan nama Hajjah Ratu Atut Chosiyah, Chairun Nisa, Andy Malarangeng, Rudy Rubiandini, Gatot Puji Nugroho, Angelina Sondakh, Jero Wacik. Semua sopan, semua santun dan semua beragama, tetapi semuanya berkasus melibatkan transaksi dalam pemerintahan dengan jumlah miliaran.

Mereka sudah tidak menjadikan santun sebagai ukuran dan panutan, melainkan menjadikan santun sebagai kedok untuk melakukan aksi mereka yang sebenarnya merugikan rakyat dan menghancurkan negara !

Dibalik semua itu, nama Ali Sadikin tidak pernah terlupakan oleh warga kota Jakarta, ia tak pernah dikenang karena kesantunannya mau t ata kramanya, melainkan Ali Sadikin terkenal akan ketegasannya, sangar dan tidak pernah peduli pada protokol, adanya main HAJAR !

Pernah ada cerita nyata di biografinya, sekali waktu ia menjumpai sebuah mobil parkir di trotar jalan, pemilik mobil tersebut langsung di tegur dan tak disangka pemilik mobil inipun menantangnya. “Saya marinir !”kata pemilik mobil, kemudia langsung Ali Sadikin menyaut, “Saya Ali Sadikin Gubernur Jakarta!” kemudian bug… buggg.. gedebugg, marinir itu dihantamnya.

Ibukota Jakarta adalah sebuah hutan dimana banyak makhluk buas yang ingin beraksi. Ada oknum warga yang merasa benar menduduki tanah negara, menyewakannya, mematok komisi proyek dan bacot seenaknya. Semua itu tak bisa dihadapi hanya dengan sikap santun.

Kota Jakarta memerlukan pimpinan yang tegas, nekat, berani, gila dan kalau perlu sekaligus ngawur. BERANI menolak titipan, GILA kerja, berani mencoret anggaran siluman, NEKAT menghadapi mereka-mereka yang mengatasnamakan rakyat, tetapi pada kenyataannya cuma memikirkan kepentingan partai dan kesejahteraan pribadinya. Pemimpin yang NGAWUR karena ia tak memikirkan masa depan karir agar ia kepilih lagi di era berikutnya.

Sangat penting untuk saat ini kita harus cermat, jangan pernah terpukau kepada mereka yang menjual kata santun tapi malah membakar lahan dalam hutan, , menyebarkan asap yang membunuh bayi merusak paru-paru warga kota pelosok Sumatera dan Kalimantan.

Jadi pada intinya Jakarta Perlu Pemimpin SANGAR Dan BERSIH ! Jakarta Maju !

 

 

Related Posts